This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label AIJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AIJ. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Oktober 2023

BAB 4 AIJ : Konfigurasi Manajemen Bandwith (XII - TKJ)

Prosedur dan Teknik Manajemen Bandwidth:

 

Source Imagem :  https://miro.medium.com/v2/resize:fit:720/format:webp/1*e_NJVtA91dczzI0ChbJ09Q.jpeg

a. Manajemen bandwidth shared (up to): Teknik untuk membagi bandwidth secara setara di antara pengguna atau layanan yang terhubung ke jaringan. Ini dapat dilakukan dengan membatasi jumlah bandwidth yang dapat digunakan oleh setiap pengguna atau kelompok.

b. Manajemen bandwidth traffic priority: Mengatur prioritas lalu lintas berdasarkan kepentingannya. Mengizinkan lalu lintas yang lebih penting mendapatkan akses lebih besar ke bandwidth daripada yang kurang penting.

c. Manajemen bandwidth simple queue: Menggunakan antrian sederhana untuk mengatur bandwidth dengan memberikan prioritas atau pembatasan ke setiap aliran lalu lintas.

d. Manajemen bandwidth queue tree: Membangun hirarki antrian untuk mengatur dan mengendalikan berbagai jenis lalu lintas berdasarkan kebutuhan dan prioritasnya.

e. Manajemen bandwidth delay pools: Menggunakan konsep kolam waktu (time pools) untuk mengontrol bandwidth dan waktu akses bagi pengguna atau layanan tertentu.

f. Manajemen bandwidth HTB (Hierarchical Token Bucket): Teknik manajemen bandwidth hierarkis yang memungkinkan penggunaan token bucket untuk mengatur lalu lintas dengan lebih rinci dan hierarkis.

g. Manajemen bandwidth CBQ (Class-Based Queueing): Mengelompokkan lalu lintas menjadi kelas berdasarkan karakteristiknya, lalu mengatur antrian untuk setiap kelas dengan prioritas tertentu.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Konfigurasi Manajemen pada Permasalahan Bandwidth:

a. Teknik konfigurasi manajemen bandwidth melibatkan pengaturan perangkat keras atau perangkat lunak jaringan untuk menerapkan salah satu teknik manajemen bandwidth yang sesuai dengan kebutuhan jaringan dan pengguna.

b. Permasalahan dalam manajemen bandwidth meliputi penggunaan bandwidth yang tidak terdistribusi dengan adil, konflik prioritas, tumpang tindih lalu lintas, dan penggunaan bandwidth yang tidak efisien. Perbaikan dapat melibatkan penyesuaian konfigurasi, peningkatan prioritas lalu lintas, atau penggunaan teknik manajemen yang lebih canggih.

 

Pentingnya manajemen bandwidth adalah untuk memastikan penggunaan sumber daya jaringan yang efisien, menghindari kemacetan, dan memberikan prioritas yang sesuai untuk aplikasi atau layanan yang lebih penting. Teknik dan prosedur yang digunakan dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan spesifik jaringan dan lingkungan penggunaannya.

Kamis, 31 Agustus 2023

Soal Latihan AIJ Permasalahan Konfigurasi Firewall

 SOAL :

1. Salah satu pilihan Action yang menolak paket secara diam diam (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP) adalah ...

2. Jika firewall mengalami eror, file corrupt, atau masalah masalah gangguan yang lain, tentunya setiap setiap sistem/program yang berkaitan akan terganggu sehingga berdampak dengan ...

3. Ubuntu dilengkapi dengan suatu aplikasi yang mempermudah konfigurasi fiewll yang dikenal sebagai ...

4. Guna mengaktifkan aplikasi UFW, buat koneksi ke server dengan menggunakan ....

5. Guna memeriksa status UFW yang terinstal dengan perintah ...

6. Mengubah alamat IP dari eth0 menjadi statis dengan cara melakukan konfigurasi file ...

7. Pada konfigurasi firewall mikrotik terdapat pilihan yang dapat menolak paket dan mengirimkan pesan menolak ICMP disebut ...

8. Keberadaan firewall dalam melindungi jaringan lokal dengan cara ...

9. Prosedur dan teknik konfigurasi firewall menggunakan blocking web via filter rule diawali dengan membuka aplikasi WINBOX pada komputer yang terhubung ke mikrotikdan klik pada menu ...

10. Konfigurasi firewall mikrotik pada pilihan Action yang menerima paket dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya adalah ...

11. Perhatikan paket-paket data berikut!

(1) ActiveX                  (4) Triple DES  
(2) Applet java            (5) VBScript
(3) Cookie

Berdasarkan paket-paket data diatas, firewall dapat melakukan blocking terhadap pada data sesuai dengan nomor ...

12. Semua paket yang diperiksa firewall akan mengalami perlakuan yang diterapkan pada rule atau policy yang diterapkan pada ...

13. Level firewall yang menyediakan laporan auditing yang lebih rinci dan cenderung memaksakan model keamanan yang lebih konservatif adalah ...

14. Perintah yang digunakan untuk masuk terminal sebagai root adalah ...

15. Guna menonaktifkan semua baris yang ada di file dhcp.conf, pada awal baris diberikan tanda ...

16. Perhatikan jenis-jenis action berikut!

(1) Accept          (4) Jump  
(2) Connect        (5) Reject
(3) Drop

Berdasarkan pernyataan diatas, yang termasuk pilihan Action pada konfigurasi firewall mikrotik sesuai dengan nomor ...

17. Pengaturan Windows Firewall ada pada di menu ...

18. Salah satu fasilitas yang dimiliki oleh Windows OS berkaitan dengan sistem keamanan jaringan adalah ...

19. Pengaturan standar dalam sebuah sistem sering disebut ...

20. Software yang dapat memperbaiki firewall yang rusak secara mudah, cepat, dan perlu melakukan instalasi yaitu ...

Jawab :

1. Drop

2. aman dan bebas

3. UFW

4. Mangle

5. sudo ufw status

6. firewall

7. Reject

8. memberikan penanganan terhadap penyusupan

9. routes

10. Accept

11. (1), (2), (4), dan (5) 

12. broadcast running

13. authenntication level

14. #sudo su

15. #

16. (1), (2), (3), dan (4) 

17. control panel

18. firewall

19. default

20. repair windows firewall

Kamis, 10 Agustus 2023

BAB 2 Permasalahan Konfigurasi Firewall (AIJ)

A. Permasalahan Firewall


Firewall dirancang untuk mengendalikan aliran paket berdasarkan asal, tujuan, port dan informasi tipe paket. Adapun daftar aturan yang dibuat untuk mengendalikan paket sering disebut rantai (chains) Firewall berisi sederet daftar aturan yang digunakan untuk menentukan nasib paket data yang datang atau pergi dari firewall menurut kriteria dan tertentu. Semua paket yang diperiksa firewall akan mengalami perlakuan yang diterapkan pada rule atau policy yang diterapkan pada chains firewall. Masing-masing tabel dikenakan untuk tipe aktivitas paket tertentu dan dikendalikan oleh rantai aturan filter paket yang sesuai


1. Prosedur dan Teknik Konfigurasi Firewall Guna mengetahui prosedur dan teknik konfigurasi firewall dapat dilakukan dengan cara sharing internet dan blocking web via filter rule 

a. Sharing internet

Prosedur dan teknik konfigurasi firewall menggunakan sharing internet dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1) Diawali dengan melakukan pengaturan IP address pada router mikrotik melalui Winbox IP Routes → klik tanda tambah untuk menambahkan route. Setelah itu klik tombol OK.

2) Selanjutnya lakukan pengaturan DNS dengan klik menu IPDNS, lalu tambah

3) Lakukan tes koneksi sambungan antara mikrotik dan internet dengan cara klik New Terminal → lalu ketik: ping google.com (atau situs lain yang dikenal) - dan diakhiri dengan menekan tombol Enter.

4) Berikutnya melakukan pengaturan sharing untuk ke client-nya dengan cara klik IP Firewall →→ Nat -klik tanda + (plus)

5) Langkah terakhir dengan melakukan test koneksi pada client menggunakan CMD dan mengetik perintah: ping google.com (atau situs lain yang dikenal).


B. Blocking web via filter rule filter

Prosedur dan teknik konfigurasi firewall menggunakan blocking web via dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1) Diawali dengan membuka aplikasi WINBOX pada komputer yang terhubungke mikrotik dan klik Connect.

2) Atur mikrotik dibagi menjadi client bagi jaringan luar dan PC menjadi client bagi mikrotiknya sehingga mikrotik mendapat IP dari jaringan luar, misalnya jaringan pada sekolah A dan PC mendapat IP yang disediakan oleh mikrotik.

3) Atur konfigurasi NAT agar bisa terhubung ke jaringan luar dan memberikan perintah blok IP dengan klik IP Firewall 

4) Memilih Filter Rules lalu klik tanda [+] untuk menambahkan daftar blok

    a) Pada baglan Chain diisi dengan Forward. Hal ini digunakan untuk proses paket data yang                         melewati router 

    b) Pada bagian Out Interface diisi dengan Ether 2 (bisa menyesuaikan dengan elemet yang digunakan         untuk terhubung ke jaringan luar) 

5) Setelah itu, klik Action pilih drop. Hal ini berarti seluruh paket yang dikirim oleh PC client dengan IP yang telah didaftarkan akan di-drop (ditolak) Selanjutnya, lakukan tes PING ke IP yang diblok sebagai berikut 

Pinging google.com [74.128.112.32]

with 32 bytes of data: 

Request timed out

Request timed out

6) Jika IP dapat berubah, tetapi MAC address akan tetap sehingga user diblok Pada konfigurasi firewall mikrotik terdapat beberapa pilihan Action, di antaranya sebagai berikut. 

a) Accept

Paket diterima dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya, 

b) Drop

 Menolak paket secara diam-diam (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP). 

(c) Reject 

Menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan ICMP

d) Jump 

Melompat ke chain lain yang ditentukan oleh nilai parameter jump- target

e) Tarpit 

Menolak tetapi tetap menjaga TCP connection masuk (membalas dengan SYN/ACK untuk paket TCP SYN yang masuk).

F)Passthrough

Mengabaikan rule ini dan menuju ke rule selanjutnya log adalah menambahkan informasi paket data ke log.

7) Jika ingin memblock beberapa IP bisa dilakukan dengan mengelompokkan IP tersebut dalam suatu daftar. Langkahnya adalah klik IP pilih Firewall → pilih Address list. Selanjutnya memberi nama bagi grup/kelompok IP tersebut, misalnya IP terblokir. Guna menambahkan IP yang ingin dimasukkan ke list IP terblokir, dapat ditambahkan pada bagian Source Address List dari menu Advanced.

8) Dari menu pada mikrotik, dapat memblok situs atau IP tujuan yang dianggap sebagi situs yang tidak baik. Klik Filter Rules lalu isi pada bagian dan seterusnya. Adresses (IP tujuan yang akan diblok) dan untuk menu Action pilih Drop. Jika ingin menghapus blok atau membatalkan blok dapat memberikan tanda silang pada konfigurasi tadi.


Firewall Part 2 (AIJ) 10-08-2023

 


Teknologi Firewall

Teknologi firewall adalah sebuah sistem yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman.


Jenis Teknologi


Terdapat beberapa jenis teknologi yang ada di dalam firewall:

1. Direction Control

Direction control (kendali terhadap arah) merupakan jenis teknologi yang berdasarkan arah dari berbabagai permintaan terhadap layanan yang akan dikenali dan dizinkan melewati firewall.

2. User Control

Jenis teknologi ini berdasarkan pengguna atau user untuk menjalankan suatu layanan.

3. Behavior Control

Jenis teknologi ini berdasarkan seberapa banyak layanan itu telah digunakan.

4. Service Control

Jenis teknologi ini berdasarkan tipe tipe layanan yang digunakan di internet  dan boleh diakses ke dalam atau keluar firewall.



Arsitektur Firewall


1. Arsitektur Dual-Homed Host

Arsitektur dual-homed host dibuat disekitar komputer dual-homed host, yaitu komputer yang memiliki paling sedikit dua interface jaringan. Guna mengimplementasikan tipe arsitektur dual-homed host, fungsi pada host ini di non-aktifkan.

2. Arsitektur Screened Host

Arsitektur screened host menyediakan service dari sebuah host pada jaringan internal dengan menggunakan router yang terpisah. Pengaman pada arsitektur ini, dilakukan dengan menggunakan packet filtering.

3. Arsitektur Screened Subnet

Arsitektur screened subnet menambahkan sebuah layer pengaman tambahan pada arsitektur screened host, yaitu dengan menambahkan sebuah jaringan perimeter yang lebih mengisolasi jaringan internal dari jaringan internet. Jaringan perimeter mengisolasi bastion host sehingga tidak langsung terhubung ke jaringan internal.



Fitur dan Layanan Mikrotik Firewall


Pada mikrotik fitur firewall adalah suatu fitur yang penting terlebih fungsi utama dari sebuah router adalah menghubungkan network yang berbeda. Firewall dalam mikrotik berfungsi untuk melindungi router dari ancaman atau serangan yang berasal dari luar (internet) maupun dari sisi client.

Di dalam fitur firewall terdapat beberapa komponen, apa saja komponen itu?

1. Simple Packet Flow

Di dalam simple packet flow terdapat 5 pos pemeriksaan didalamnya, yaitu:

1) Input
Pos pemeriksaan paket data yang terletak di depan Local Proses. Semua data yang menuju ke dalam router itu sendiri (Local Proses) akan melewati pos ini.
2) Output
Pos pemeriksaan paket data yang terletak di belakang Local Proses. Semua paket data yang keluar dari dalam router (Local Proses) sebelum menuju ke output interface akan diproses dalam chain output.
3) Forward
Pos pemeriksaan paket data yang terletak di antara PreRouting dan PostRouting. Semua paket data dari luar router menuju keluar router akan diproses di chain forward.
4) Pre-Routing
Pos pemeriksaan paket data yang terletak di belakang input interface. Semua data yang masuk dari input interface akan melalui dan diproses pada chain pre-routing sebelum ke proses selanjutnya.
5) Post-Routing
Pos pemeriksaan yang terletak di depan output interface. Semua data yang keluar menuju output interface akan terlebih dahulu diproses pada chain post-routing.

2. Traffic Flow

Traffic-Flow merupakan sebuah sistem yang menampilkan informasi statistik akan besar atau banyaknya paket-paket yang melewati sebuah router. Maka dengan fitur ini kita bisa melakukan monitoring terhadap sebuah jaringan dan memungkinkan bagi kita untuk mengidentifikasi berbagai macam masalah yang terjadi di dalamnya. Selain itu, dengan memanfaatkan fitur ini kita dapat melakukan analisa dan meningkatkan performa dari router.

Setiap paket data memiliki asal (source) dan tujuan (destination). Traffic flow bisa dibedakan menjadi tiga kategori, dilihat dari sudut pandang router.
  • Dari Luar router menuju ke luar router lagi.
          Contoh : traffic client browsing ke internet.
  • Dari luar router menuju ke dalam router itu sendiri (local process).
          Contoh : traffic winbox ke router.
  • Dari dalam router (local process) menuju ke luar router.
          Contoh : traffic ping dari new terminal winbox.

3. Connection Tracking and State

Connection Tracking adalah “jantung” dari firewall, mengumpulkan informasi tentang active connections. Dengan mendisable connection tracking router akan kehilangan fungsi NAT, filter rule dan mangle. Setiap connection tracking membaca pertukaran traffic 2 arah (src dan dst address). Connection tracking membutuhkan CPU resources (disable saja jika kita tidak menggunakan firewall).

Beberapa jenis status koneksi yang dapat dilihat pada connection tracking, yaitu:
  • New : paket pembuka sebuah koneksi/paket pertama dari sebuah koneksi.
  • Invalid : paket tidak dimiliki oleh koneksi apapun.
  • Estabilished: paket kelanjutan dari paket berstatus new.
  • Related : paket pembuka sebuah koneksi baru dan masih berhubungan dengan koneksi sebelumnya.


Pada rule Firewall filter, pada baris paling atas biasanya kita membuat rule :
  • Connection state = invalid >>  drop
  • Connection state = related >>  accept
  • Connection state = established >>  accept
  • Connection state = new >> diproses ke rule berikutnya
Sistem rule seperti ini akan sangat menghemat resources router, karena proses filtering hanya dilakukan pada saat connection dimulai (connection-state = new).

4. Mangle

Mangle adalah fitur di Mikrotik RouterOS yang memungkinkan administrator jaringan untuk memanipulasi paket saat melewati router.

Tujuan utama Mangle adalah untuk memberi administrator jaringan alat yang fleksibel dan kuat untuk manajemen dan pengoptimalan jaringan. Administrator juga dapat membentuk lalu lintas, memprioritaskan jenis lalu lintas tertentu di atas yang lain, memblokir lalu lintas yang tidak diinginkan, dan melakukan tugas manajemen jaringan tingkat lanjut lainnya.

Firewall part 1 (AIJ) 10-08-2023

Definisi Firewall
Firewall adalah sistem penting bagi perangkat jaringan karena firewall akan menjaga setiap informasi yang ada di dalam sistem. Alasan firewall harus ada karena untuk melindungi informasi yang user miliki.

Fungsi Firewall

Fungsi firewall secara mendasar yaitu sebagai pengontrol dalam mengawasi arus paket data yang mengalir di jaringan. Firewall juga mengatur, memfilter, dan mengontrol lalu lintas data yang di izinkan untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi.

Manfaat Firewall

Manfaat firewall yaitu menjaga informasi rahasia dan berharga, mencegah lalu lintas tertentu, mencegah modifikasi data, memonitor lalu lintas paket data, blokir trojan, mencegah peretasan, dan mencegah keyloggers.

Metode dalam Firewall

Firewall menggunakan metode mengatur lalu lintas masuk dan keluar dalam sebuah jaringan, berupa :

1. Packet Filtering

Firewall packet filtering merupakan arsitektur yang tertua dan paling dasar. Pada dasarnya packet filtering ini melakukan pemeriksaan sederhana paket data di router maupun di switch. Kemudian, informasi yang di dapatkan seperti nomor port, alamat IP tujuan dan asal, juga informasi tingkat permukaan lainnya diperiksa tanpa membuka paket untuk memeriksa isinya. Langkah terakhir adalah jika paket informasi tersebut setelah diperiksa tidak lulus inspeksi, maka paketnya akan dibuang.

2. Statefull Inspection

Metode ini membandingkan bagian data inbound dan outbound yang paling penting jadi tidak hanya informasi header saja. Hal ini digunakan untuk menyebrangi firewall ke jaringan. Metode ini juga menggabungkan teknologi inspeksi paket dan verifikasi handshake TCP untuk menciptakan tingkat perlindungan yang lebih besar.

Klasifikasi Firewall

Firewall dapat diklasifikan berdasarkan caranya bekerja, yaitu sebagai berikut

1. Packet Filtering Firewall

Packet Filtering Gateway sebagai firewall yang bertugas dalam melakukan filterasi terhadap paket paket yang datang dari luar jaringan yang dilindunginya.Filterasi paket ini hanya terbatas pada sumber, tujuan, dan atribut atribut dari paket tersebut

2. Application Layer Gateway

Apabila dilihat dari sisi layer TCP/IP, Firewall jens ini akan melakukan filterisasi pada layer aplikasu (Application Layer), Dalam hal ini, model application layer gateway sering disebut proxy Firewall

3. Circuit Level Gateway

Circuit Level Gateway hanya bekerja pada lapisan Transport model referensi TCP/IP. Firewall Jenis ini akan melakukan pengawasan terhadap hubungan awal TCP yang biasa disebut TCP handshaking, yaitu proses untuk menentukan apakah sesi hubung tersebut diperbolehkan atau tidak

4. Statefull Multilayer Inspection Firewall

Firewall Jenis Ini Berada Pada Lapisan application, internet, dan transport.

Pada dasarnya, model firewall jenis ini sebagai penggabungan dari ketiga  firewall sebelumnya Firewall ini memiliki fungsi untuk melakukan filtering paket data yang masuk dan verifikasi proses TCP handshake sehingga meningkatkan keamanan firewall secara ganda

5. Software Firewall

Software Firewall adalah jenis firewall yang diinstall secara bersamaan dengan software. Manfaat utama firewall yang ada pada software ini adalah menciptakan pertahanan lebih dari ancaman berbahaya dari pihak luar

6. Hardware Firewall

Firewall Hardware bertugas untuk filtering paket data yang terhubung ke server jaringan, Firewall ini akan memastikan bahwa paket data yang terkirim aman

7. Cloud Firewall

Cloud Firewall adalah salah satu firewall yang berfungsi untuk mengamankan server cloud dari ancaman berbahaya


Karakteristik Firewall

Beberapa karakteristik dalam firewall antara lain

1. Firewall Harus lebih kuat dan kebal terhadap serangan luar. Hal ini berarti bahwa sistem Operasi akan Relatif lebih aman dan penggunaan sistemnya dapat dipercaya

2. Hanya aktifitas atau kegiatan yang dikenal/terdaftar saja yang dapat melewati atau melakukan hubungan, Hal ini dilakukan dengan mengatur policy pada konfigurasi keamanan lokal

3. Semua aktifitas atau kegiatan dari dalam keluar harus melewati firewall





Hasil Migrasi dari Wordpress, Maaf Berantakan