Kamis, 12 Januari 2023

Prosedur Standar File Server

Prosedur Standar File Server

Guna menjembatani Windows OS dengan Linux OS (atau pun sebaiknya) diperlukan sebuah program tambahan yang populer dengan istilah aplikasi Samba. Samba (server message blog) adalah protocol file sharing untuk menyaingi mau pun mengimbangi protocol Novell's IPX-Based. Samba merupakan protocol file sharing dan printer sharing pertama yang dapat berjalan pada multi protocol seperti TCP/IP, NetBeui, dan IPX-SPX. Jika dijumpai suatu jaringan yang memiliki beberapa sistem dengan platform yang berbeda, maka diperlukan sebuah program khusus guna menjembatani semuanya agar mesin-mesin tersebut bisa saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. solusinya adalah samba server. Dengan kata lain, samba server mampu mengganti posisi Novell server tanpa harus merubah infrastruktur dari jaringan yang bersangkutan.


A.Identifikasi File Server



Sebuah file server pada umumnya tidak menjalankan proses perhitungan dan tidak menjalankan program atas nama client. Sebab, file server dirancang untuk proses penyimpanan cepat dan pengambilan data di mana perhitungan berat di sediakan oleh workstation. Oleh sebab itu, berbagi sumber daya pada jaringan komputer untuk keperluan bersama dengan maksud untuk mengefektifkan penggunaan sumber daya dalam sistem jaringan. File server identik dengan sebuah komputer terpasang ke jaringan yang memiliki tujuan utama menyediakan lokasi untuk akses disk berbagi (sharing resource), yaitu berbagi penyimpanan file komputer (seperti document, file suara, foto, video/film, data base, dan lain-lain) yang dapat di akses oleh workstation yang melekat pada jaringan komputer.


1. Fungsi File Server

Tugas file server terlihat kompleks, karena harus menyimpan sebuah informasi, lalu membaginya dengan sangat cepat. Adapun fungsi utamanya adalah mengontrol informasi dan komunikasi antara komponen atau node pada jaringan. File server menjadi jantungnya jaringan yang terdiri dari piranti komputer berkecepatan tinggi dengan media penyimpanan dan kapasitas RAM yang besar, serta didukung dengan kartu jaringan yang cepat. Setiap sistem operasi pada jaringan yang tersimpan dalam file server ini, termasuk data dan berbagai aplikasi yang diperlukan dalam sebuah jaringan. Misalnya mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node ke node yang lain, atau menerima e-mail pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain. Tugas file server sangat kompleks, sekaligus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat. Server menyediakan file, printer dan pelayanan lain untuk client.

Beberapa manfaat dari file server adalah menghemat resources (sumber daya) terutama dalam hal media penyimpanan. Selain itu, karena penyimpanan data dilakukan secara terpusat dan tidak tersebar pada beberapa mesin, maka penggunaan data menjadi lebih mudah dan aman. Untuk bisa melakukan hal tersebut membutuhkan server workgroup atau server domain. Untuk melakukannya, setiap user harus login terlebih dahulu ke dalam jaringan, kemudian baru bisa mengakses resources yang dibagikan tersebut. Berbagi resources dalam jaringan untuk keperluan bersama bisa meningkatkan efektifitas kerja, misalnya misalnya berbagi printer atau data. Domain sendiri merupakan kumpulan user client yang menggunakan server ketika menjalankan validasi data untuk login pada jarin


0 komentar:

Posting Komentar